LIPUTANONE.CO.ID - Umat Katolik di seluruh dunia pada tahun 2025 memperingati dan merayakan sebagai tahun Yubileum yang merupakan tahun Yobel peziarah pengharapan.
Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Keluarga Katolik dari Gereja Santo Pius X Bengkayang Keuskupan Agung Pontianak pada 30-31 Maret 2025, komunitas keluarga salah satu umat di Paroki Santo Pius X Bengkayang memanfaatkan momen libur nasional bertepatan dengan perayaan libur hari raya Idul Fitri 1446 hijriah untuk melakukan ziarah pada beberapa Gereja Katolik.
Dr. Sabinus Beni, umat Paroki Santo Pius X Bengkayang sekaligus Dosen Progam Studi Kewirausahaan Institut Shanti Bhuana Bengkayang Senin (31/3/2025) mengatakan,"
Ziarah komunitas keluarga Katolik dari Gereja Santo Lis X Bengkayang kali ini dilakukan di lima (5)) Gereja, yakni Gereja Paroki Kristus Raja Sambas, Gereja Paroki Santo Yosep Pemangkat, Gereja Santo Fransiskus Asisi Singkawang, Gereja Santa Maria Persekolahan Katolik Nyarumkop, dan Kapel Santo Paulus Seminari Menengah Nyarumkop.
"Gereja tujuan pertama dalam ziarah ini dimulai di Gereja Paroki Sambas diterima dengan baik oleh panitia dan ziarah diawali dengan doa sesuai petunjuk dari panitia dan diakhiri dengan foto bersama panitia dan Pastor Florensius Meldi, OFM Cap selaku pastor di gereja Paroki Sambas ., selanjutnya rombongan menuju Paroki Pemangkat." Jelas DR.Sabinus Beni
Lanjutnya, saat tiba di Gereja Paroki Pemangkat tidak kalah seru dan ramahnya panitia menyambut kami serta mengarahkan dengan baik kegiatan ziarah doa dan diakhiri dengan foto bersama Pastor Hermanus Mayong, OFM Cap yang saat itu bersamaan juga rupanya mendampingi rombongan ziarah dari Kabupaten Melawi.
Tujuan selanjutnya rombongan kami menuju kota Amoy Singkawang dan ziarah dilakukan bersamaan dengan perayaan misa hari Minggu (30/3/2025) di Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi Singkawang yang dipersembahkan oleh Pastor Damian Doraman, OFM.Cap."ujar DR.Sabinus Beni.
Dalam homilinya Pastor Samian Doraman, OFM Cap mengingatkan kembali tentang gambaran sikap manusia dewasa ini sesuai dengan Injil Lukas 15:1-3.1-32 tentang perumpamaan “Seorang Ayah mempunyai dua anak laki-laki”. Pastor Damian mengatakan, hendaknya kita sebagai manusia meniru teladan seorang ayah yang memiliki kasih begitu besar serta seorang anak kedua yang berani mengakui segala dosa serta menyesalinya dengan sungguh-sungguh dan setelah misa tentunya tidak luput dengan kegiatan dokumentasi dengan Pastor.
Hari berikutnya, ziarah dilanjutkan menuju Persekolahan Katolik dan seminari menengah di Nyarumkop. Pada saat rombongan ziarah tiba, suasana persekolahan Katolik Nyarumkop tampak sepi pasalnya bertepatan dengan hari libur Nasional.
Rombongan Ziarahpun diterima langsung oleh Pastor Wuring Fransiskus Purek, Pr dan Frater Teo serta beberapa anak-anak asrama putri yang tidak pulang kampung selama liburan.
"Kami langsung diarahkan dengan baik untuk berdoa sesuai panduan di Gereja Santa Maria dan Kapel Santo Paulus. Di Persekolahan ini merupakan ziarah ke lima yang mengakhiri kegiatan ziarah kami dan tentunya ditutup dengan photo bersama.' jelas DR Sabinus Beni lagi.
Kemudian katanya, kami dan rombongan merasa penuh sukacita selama kegiatan ziarah di lima Gereja pada tahun Yubileum 2025, semoga semua cita-cita, permohonan, doa dan harapan yang telah kami sampaikan di lima gereja yang kami kunjungi diberkati oleh Tuhan, dan DR Sabinus Beni juga mengajak warga Katolik Keuskupan Agung Pontianak supaya bisa memanfaatkan momen libur ini untuk berziarah bersama.
Penulis : Kurnadi/Nurdin
0 Komentar